Menu Tutup

Tidak Punya NIK? Tetap Bisa Vaksin, Dosis ke 3 Mulai Diterima Nakes

Kabar berita datang dari Juru bicara vaksinasi covid-19 taitu Siti Nadia Tarizi mengatakan bahwa warga yang saat ini belum memiliki NIK tetap bisa melakukan proses vaksin.

Ia sendiri mengatakan caranya dengan datang ke sentra vaksinasi yang sudah bekerjsa sama dengan Dinas Kepepndudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil.

Nantinya di sentra vaksinasi tersebut akan ada petugas dari Dinas Dukcapil yang akan membuatkan NIK bagi warga yang belum memiliki.

“Sekarang sudah kita fasilitasi, artinya pelaksanaan vaksin itu dilakukan bersamaan dengan Dinas Dukcapil. Jadi, pada saat warga akan mendapatkan vaksin silakan datang ke sentra vaksinasi, kalau memang belum memiliki NIK akan dibuatkan,” kata Nadia, Kamis (5/8/2021).

Dengan cara tersebut warga yang belum memiliki NIK dijamin akan mendapatkan vaksin Covid-19. Nadia menyatakan bakal dilakukan pengaturan terkait pemberian vaksin tanpa NIK.

Nantinya tak semua sentra vaksinasi bisa didatangi warga yang belum memiliki NIK. Sebabnya, tenaga yang bisa dikerahkan Dinas Dukcapil pemerintah daerah sangat terbatas jumlahnya.

Nadia menuturkan, Kemenkes akan berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil pemerintah daerah dan menyosialisasikan senyta vaksinasi yang bisa didatangi warga yang belum memiliki NIK.

“Kita akan koordinasikan dan kita akan pusatkan, khususnya bagaimana terkait pemberian NIK pada saat kita mendapatkan vaksinasi,” kata Nadia, yang juga menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes.

Sebelumnya, Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/III/15242/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Rentan dan Masyarakat Lainnya yang Belum Memiliki Nomor Induk Kependudukan.

Surat edaran tersebut diterbitkan untuk memfasilitasi warga yang belum memiliki NIK agar tetap bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Dalam edaran itu Dinas Kesehatan di daerah dan instansi lain diharapkan melakukan koordinasi pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat rentan, seperti kelompok penyandang disabilitas, masyarakat adat, penghuni lembaga pemasyarakatan, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), dan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB), serta masyarakat lainnya yang belum memiliki NIK.

Beralih ke berita kesehatan lainnya, saat ini para nakes yang bekerja di RSUD Matraman sudah memulai vaksin tahap ketiga.

Direktur RSUD Matraman Dience Meidina mengatakan, vaksinasi dosis ketiga bagi nakes di rumah sakit itu sudah dimulai sejak Kamis kemarin.

“Kemarin 14 (nakes), hari ini rencananya 28. Jadi setiap hari kami lakukan kegiatan vaksinasi untuk nakes, Senin sampai Jumat,” kata Dience kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Untuk tahap pertama, RSUD Matraman telah menerima 140 vaksin dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta. “Ada 140 petugas dulu (divaksin). Kemudian tahap kedua dan ketiga nanti kami koordinasikan langsung dengan Dinas Kesehatan, sampai tuntas,” ujar Dience.

Dience menyebutkan, sepanjang 2021, ada sekitar 80 nakes di RSUD Matraman yang terpapar Covid-19.

“Jadi cukup banyak dibanding tahun 2020 kemarin, ada peningkatan kasus nakes yang terpapar dan ada satu yang sampai meninggal,” kata dia.

Pemerintah Kota Jakarta Timur memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin penguat (booster) bagi nakes pada pekan ini.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan mengatakan, pihaknya telah menerima paket vaksin Covid-19 dosis ketiga itu dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

“Minggu ini kita sudah mulai, karena kita sudah ambil di Dinas Kesehatan (DKI). Booster ini menggunakan vaksin Moderna,” kata Indra, Kamis (5/8/2021).